Saldo Pelanggan (Deposit)
Saldo pelanggan (deposit) adalah uang yang dititipkan pelanggan di toko — misalnya pelanggan langganan yang membayar di muka Rp 500.000 lalu belanja beberapa kali sampai saldonya habis. Saldo ini:
- Ditambah lewat Topup dari halaman detail pelanggan.
- Dipakai untuk membayar di Kasir dengan metode Saldo Deposit, atau untuk melunasi piutang pelanggan yang sama.
- Bisa dikembalikan tunai kapan saja (Kembalikan tunai) atau dibetulkan angkanya (Koreksi).
- Berlaku lintas cabang — saldo milik pelanggan, bukan milik cabang.
Menyalakan / mematikan fitur
Section titled “Menyalakan / mematikan fitur”Fitur ini sudah menyala secara bawaan. Untuk mematikan atau menyalakannya lagi:
- Buka Pengaturan → Modul Usaha (“Nyalakan fitur bengkel, saldo pelanggan, atau laundry”).
- Atur saklar Saldo Pelanggan — “Pelanggan menitipkan uang sebagai saldo lalu memakainya untuk bayar di kasir. Dimatikan tidak menghanguskan saldo: yang sudah tercatat tetap bisa dipakai atau diminta kembali tunai.”
Menu Modul Usaha hanya tampil untuk pemilik atau pegawai dengan izin Kelola Pengaturan. Pengaturan ini “Berlaku per cabang. Perubahan langsung terasa di perangkat ini dan dikirim ke server pada sinkronisasi berikutnya — aman dilakukan saat offline.”
Saat modul dimatikan:
- Menu Deposit hilang dari Beranda.
- Tombol Topup hilang dari detail pelanggan.
- Metode Saldo Deposit tidak ditawarkan lagi di Kasir.
- Pelanggan yang masih punya saldo tetap menampilkan kartu Saldo Deposit (tanpa tombol Topup), supaya saldonya masih bisa dikembalikan tunai atau dikoreksi. Kartu hanya disembunyikan untuk pelanggan bersaldo Rp 0.
Membuka halaman Deposit
Section titled “Membuka halaman Deposit”Halaman Deposit Pelanggan (“Saldo yang dititipkan pelanggan”) dibuka dari menu Deposit di grup Pelanggan & Meja. Menu ini tidak ada di grid Beranda secara bawaan:
- Di Beranda, tekan Lihat Semua pada grid menu untuk membuka Semua Menu, lalu tekan Deposit.
- Agar menu Deposit selalu tampil di Beranda, tekan Edit di lembar yang sama (judulnya berubah menjadi Atur Menu Dashboard), pilih Deposit, lalu tekan Simpan. Pada gaya Beranda Terang dan Berwarna, lembar ini juga bisa dibuka dari tautan Atur di samping judul Menu cepat. Lihat Dashboard.
Menu Deposit membutuhkan izin Arus Kas — lihat Hak akses.
Isi halaman:
- Saldo Deposit Beredar — total saldo semua pelanggan yang masih tersimpan di toko (semua cabang).
- Pelanggan Bersaldo — jumlah pelanggan yang punya saldo.
- Mengendap >12 Bulan — total saldo yang tidak bergerak lebih dari 12 bulan, beserta jumlah pelanggannya (mis. “3 pelanggan”).
- Daftar mutasi semua pelanggan, bisa disaring:
- Filter cabang — Semua Cabang atau satu cabang (lembar Filter Cabang: “Mutasi yang terjadi di cabang ini”).
- Filter tipe — Semua, Topup, Pemakaian, Pengembalian, Koreksi.
- Tombol muat ulang di pojok kanan atas.
Halaman ini hanya untuk memantau. Topup, refund, dan koreksi dilakukan dari halaman detail pelanggan.
Kartu Saldo Deposit di detail pelanggan
Section titled “Kartu Saldo Deposit di detail pelanggan”Buka Pelanggan, lalu tekan nama pelanggan. Kartu Saldo Deposit tampil di bawah kartu piutang, berisi:
- Saldo saat ini (pelanggan baru tampil Rp 0).
- Riwayat — membuka riwayat saldo pelanggan tersebut.
- Topup — menerima titipan uang (butuh izin Top Up Deposit Pelanggan).
- Koreksi dan Kembalikan tunai (butuh izin Sesuaikan Deposit Pelanggan).
Posisi bersih (piutang vs deposit)
Section titled “Posisi bersih (piutang vs deposit)”Kalau pelanggan punya piutang (utang ke toko) dan saldo deposit (toko yang menyimpan uangnya) sekaligus, kartu menampilkan selisihnya:
- “Posisi bersih: Pelanggan masih utang Rp …” — piutang lebih besar dari saldo.
- “Posisi bersih: Toko masih utang Rp …” — saldo lebih besar dari piutang.
- “Posisi bersih: Impas” — keduanya sama.
Selama modul menyala, di bawahnya tertulis “Bisa dipotong dari deposit saat bayar piutang”. Keduanya tidak saling potong otomatis. Untuk memotong, buka piutangnya lalu bayar dengan metode Saldo Deposit — lihat Bayar piutang pakai Saldo Deposit.
Baris ini tidak tampil kalau salah satunya Rp 0. Jika cabang aktif dipilih, piutang yang dihitung hanya piutang cabang itu (sama dengan kartu piutang), sedangkan saldo deposit selalu total semua cabang.
Topup saldo
Section titled “Topup saldo”- Di kartu Saldo Deposit, tekan Topup. Lembar Topup Saldo terbuka dengan nama pelanggan di bawah judulnya.
- Isi Nominal Topup (dalam Rupiah).
- Pilih Cara Bayar: Tunai, Transfer, atau QRIS (bawaan: Tunai).
- Isi Catatan (opsional) bila perlu — contoh isian: “Catatan titipan”.
- Tekan Simpan. Lembar tertutup dan saldo di kartu langsung diperbarui.
- Tombol Simpan baru aktif setelah nominal diisi lebih dari 0.
- Topup wajib online — saat offline muncul “Butuh koneksi internet untuk mencatat titipan.”
- Topup Tunai memasukkan uang ke laci, jadi kasir harus punya shift terbuka di cabang ini. Jika belum: “Buka shift dulu sebelum menerima uang tunai.” Topup Transfer/QRIS tidak menyentuh laci.
- Menekan Simpan dua kali karena koneksi lambat tidak membuat saldo dobel.
Topup tunai tercatat di Arus Kas dengan kategori Titipan Deposit Pelanggan. Kategori ini dikelola sistem sehingga tidak bisa diubah atau dihapus.
Setelah topup tersimpan, muncul pertanyaan Cetak bukti?. Tekan Cetak untuk memilih printer dan mencetak bukti topup, atau Nanti untuk melewatinya. Lihat Cetak bukti saldo.
Membayar dengan saldo di Kasir
Section titled “Membayar dengan saldo di Kasir”- Di Checkout, pilih pelanggan untuk transaksi.
- Jika pelanggan punya saldo, muncul metode Saldo Deposit dengan keterangan sisa saldonya (mis. “Sisa saldo Rp 150.000”).
- Pilih Saldo Deposit, lalu tekan Bayar.
Aturannya:
- Metode Saldo Deposit hanya muncul bila pelanggan dipilih dan saldonya lebih dari Rp 0. Tanpa pelanggan muncul “Pilih pelanggan terlebih dahulu untuk pembayaran dengan saldo”.
- Wajib online. Saat offline metode tetap tampil tapi tidak bisa dipilih: “Saldo Deposit tidak bisa dipakai — Butuh koneksi internet”.
- Sebagai metode tunggal, saldo harus menutup seluruh tagihan. Jika kurang: “Saldo pelanggan tidak cukup untuk seluruh tagihan — sisa saldo Rp …” (ditambah ”. Pakai Split untuk sisanya.” bila Split tersedia).
- Dengan Split Payment (paket Pro ke atas), saldo bisa dipakai sebagian lalu sisanya dibayar metode lain. Kolom nominal saldo dibatasi sisa saldo (“Maks. Rp …”).
- Jika saldo ternyata sudah terpakai di perangkat lain saat bayar, muncul “Saldo pelanggan tidak cukup” — keranjang tetap utuh dan saldo dibaca ulang.
Saldo di layar sukses & struk
Section titled “Saldo di layar sukses & struk”Transaksi yang dibayar dengan saldo menampilkan tiga baris tambahan di layar sukses, struk layar, dan struk cetak:
- Saldo Sebelum
- Saldo Dipakai
- Sisa Saldo
Metode bayarnya tercetak sebagai Saldo Deposit. Lihat Struk & Printer.
Di laporan shift
Section titled “Di laporan shift”Laporan shift punya baris Penjualan Saldo di bagian Pembayaran — penjualan yang dibayar dengan saldo. Baris ini tidak menambah uang di laci karena uangnya sudah diterima saat topup. Lihat Shift & Absensi.
Kembalikan tunai (refund)
Section titled “Kembalikan tunai (refund)”Dipakai saat pelanggan meminta sisa saldonya dikembalikan dalam bentuk uang.
- Di kartu Saldo Deposit, tekan Kembalikan tunai. Lembar Kembalikan Tunai menampilkan “Saldo saat ini: Rp …” dan keterangan “Uang keluar dari laci. Saldo pelanggan berkurang.”
- Isi Nominal Refund.
- Isi Alasan — wajib, “Minimal 3 karakter.” Contoh: “cth: pelanggan pindah kota”.
- Tekan Simpan.
- Karena uang keluar dari laci, kasir harus punya shift terbuka: “Buka shift dulu sebelum mengeluarkan uang tunai.”
- Nominal tidak boleh melebihi saldo: “Saldo tidak cukup. Saldo tersedia Rp …”
- Refund tunai tercatat di Arus Kas dengan kategori Pengembalian Deposit Pelanggan.
- Setelah tersimpan, muncul pertanyaan Cetak bukti? seperti pada topup.
Koreksi saldo
Section titled “Koreksi saldo”Dipakai untuk membetulkan angka saldo tanpa ada uang yang berpindah — misalnya salah ketik nominal saat topup.
- Di kartu Saldo Deposit, tekan Koreksi. Lembar Koreksi Saldo menampilkan “Membetulkan angka saldo. Tidak ada uang yang berpindah.”
- Pilih Arah: Tambah atau Kurangi. Tidak ada pilihan bawaan — arah wajib dipilih.
- Isi Nominal Koreksi.
- Isi Alasan — wajib, “Minimal 3 karakter.” Contoh: “cth: salah ketik nominal topup”.
- Tekan Simpan.
- Tombol Simpan baru aktif setelah arah dipilih, nominal lebih dari 0, dan alasan minimal 3 karakter.
- Koreksi tidak butuh shift terbuka, tapi wajib online (“Butuh koneksi internet untuk menyimpan.”).
- Koreksi Kurangi tidak boleh membuat saldo minus (“Saldo tidak cukup. Saldo tersedia Rp …”).
- Koreksi Tambah hanya untuk paket Bisnis (“Menambah saldo tersedia di paket Business.”).
Riwayat mutasi
Section titled “Riwayat mutasi”Tekan Riwayat di kartu Saldo Deposit untuk membuka Riwayat Saldo pelanggan tersebut. Riwayat semua pelanggan ada di halaman Deposit.
Setiap baris mutasi menampilkan:
- Tipe: Topup, Pemakaian, Pengembalian tunai, atau Koreksi.
- Nama petugas yang mencatat (di halaman Deposit ditambah nama pelanggan).
- Tanggal & jam, serta catatan/alasan bila ada.
- Nominal: + (hijau) untuk yang menambah saldo, − (merah) untuk yang mengurangi.
Jika belum ada mutasi, tampil “Belum ada mutasi saldo”.
Cetak bukti saldo
Section titled “Cetak bukti saldo”Bukti saldo dicetak ke printer thermal, sama seperti struk. Isinya: nama toko dan cabang, judul (BUKTI TOPUP SALDO, BUKTI PENGEMBALIAN SALDO, BUKTI PEMAKAIAN SALDO, atau BUKTI KOREKSI SALDO), tanggal, pelanggan, kasir, catatan bila ada, Jumlah, dan Saldo Akhir setelah mutasi itu.
- Langsung setelah topup atau kembalikan tunai: tekan Cetak pada pertanyaan Cetak bukti?.
- Cetak ulang: buka Riwayat Saldo pelanggan, lalu ketuk baris mutasi yang bertanda ikon printer. Cetak ulang hanya tersedia di riwayat per pelanggan, tidak di halaman Deposit (semua pelanggan).
Printer dipilih lewat lembar printer yang sama dengan struk. Lihat Struk & Printer.
Hak akses per role
Section titled “Hak akses per role”Tiga izin mengatur fitur ini (atur di Pengaturan → Hak Akses, lihat Karyawan & Role):
| Izin | Membuka | Owner | Manager | Kasir |
|---|---|---|---|---|
| Arus Kas | Menu Deposit (halaman ringkasan & mutasi semua pelanggan) | ✓ | ✓ | – |
| Top Up Deposit Pelanggan | Tombol Topup | ✓ | ✓ | ✓ |
| Sesuaikan Deposit Pelanggan | Tombol Koreksi dan Kembalikan tunai | ✓ | ✓ | – |
Nilai di atas adalah bawaan. Kasir bisa menerima titipan karena uangnya diterima di meja kasir, tapi secara bawaan tidak bisa mengurangi saldo tanpa transaksi. Membayar dengan Saldo Deposit di Kasir tidak butuh izin khusus. Melunasi piutang dengan Saldo Deposit butuh izin Top Up Deposit Pelanggan.
Di laporan Neraca
Section titled “Di laporan Neraca”Total saldo deposit tampil sebagai Titipan Pelanggan di bagian kewajiban Neraca. Saat Neraca disaring per cabang, angka ini tetap total semua cabang — “Titipan pelanggan selalu dihitung untuk seluruh cabang — saldo deposit tidak terikat cabang.”
Menu Deposit tidak muncul
Section titled “Menu Deposit tidak muncul”Periksa berurutan:
- Menu belum ditambahkan ke Beranda. Menu Deposit tidak ada di grid secara bawaan — buka lewat Lihat Semua, atau tambahkan lewat Atur Menu Dashboard (lihat Membuka halaman Deposit).
- Modul dimatikan. Cek saklar Saldo Pelanggan di Pengaturan → Modul Usaha. Pengaturan ini per cabang — cek di cabang yang sedang aktif.
- Izin. Menu hanya tampil untuk role dengan izin Arus Kas (bawaan: Owner & Manager). Kasir tetap bisa topup dari detail pelanggan.
- Paket. Di luar paket Bisnis, menu tampil terkunci.
Metode Saldo Deposit tidak muncul di Checkout
Section titled “Metode Saldo Deposit tidak muncul di Checkout”Pastikan pelanggan sudah dipilih, saldonya lebih dari Rp 0, dan modul Saldo Pelanggan menyala. Saat offline metode tampil tapi tidak bisa dipilih.
Apakah saldo hangus kalau fitur dimatikan?
Section titled “Apakah saldo hangus kalau fitur dimatikan?”Tidak. Saldo tetap tersimpan; pelanggan yang bersaldo masih bisa diberi Kembalikan tunai atau Koreksi dari detail pelanggan.
Transaksi yang dibayar dengan saldo di-void atau di-refund
Section titled “Transaksi yang dibayar dengan saldo di-void atau di-refund”Porsi yang dulu dibayar dengan saldo kembali ke saldo pelanggan (bukan dikeluarkan tunai dari laci). Di riwayat mutasi, pengembalian ini tercatat sebagai Koreksi dengan catatan “Void transaksi …” atau “Refund transaksi …”. Untuk transaksi split, hanya bagian yang dibayar dengan saldo yang kembali ke saldo.
Apa bedanya piutang dan deposit?
Section titled “Apa bedanya piutang dan deposit?”- Piutang — pelanggan yang berutang ke toko (belanja dulu, bayar belakangan).
- Deposit — toko yang menyimpan uang pelanggan (pelanggan bayar di muka).
Kalau satu pelanggan punya keduanya, lihat Posisi bersih di kartu Saldo Deposit, lalu lunasi piutangnya dengan metode Saldo Deposit. Hutang ke supplier (menu Hutang) terpisah dan tidak ikut dipotong.
Bisakah saldo dipakai di cabang lain?
Section titled “Bisakah saldo dipakai di cabang lain?”Bisa. Saldo milik pelanggan dan berlaku di semua cabang toko.