Lewati ke konten

Stok IMEI / Nomor Seri

Lacak IMEI dipakai toko yang setiap unit barangnya punya nomor unik — ponsel, laptop, jam tangan, sepeda motor listrik. Bisakasir mencatat tiap unit sebagai satu baris tersendiri, jadi Anda tahu unit mana yang masih ada, terjual ke siapa, dan sedang di cabang mana.

  1. Buka Produk, pilih produknya, tekan Ubah.
  2. Pastikan Lacak Stok aktif.
  3. Nyalakan Lacak IMEI/Nomor Seri.
  4. Simpan.

Setelah aktif, halaman detail produk menampilkan bagian Nomor Seri / IMEI.

Buka detail produk → bagian Nomor Seri / IMEI → tekan Tambah IMEI.

  • Cabang — pilih dulu cabang tempat unit disimpan.
  • Varian (opsional) — isi bila produknya punya varian.
  • Daftar nomor seri — satu nomor per baris. Anda juga bisa memindainya dengan kamera lewat aplikasi kasir. Karakter selain huruf dan angka dibuang otomatis, huruf diubah jadi kapital, jadi 3567-8901-2345-678 sama dengan 356789012345678.
  • Tanggal beli — terisi otomatis dengan tanggal hari ini. Boleh dikosongkan.
  • Expired (opsional) — untuk barang bergaransi atau berumur.
  • Atur tanggal per IMEI — buka bila tiap unit punya tanggal berbeda.
  • Catatan (opsional) — mis. stok masuk dari supplier A.

Di tabel, tanggal kedaluwarsa diberi penanda: merah bila sudah lewat, kuning bila tersisa 30 hari atau kurang. Tekan ikon pensil untuk mengubah tanggal atau keterangan satu unit tanpa perlu menghapusnya.

Nomor yang sudah terdaftar tidak bisa didaftarkan dua kali — nomor bentrok ditolak satu per satu beserta alasannya, sisanya tetap masuk.

IMEI baru lebih dulu dipakai untuk melabeli unit yang sudah ada di stok tapi belum punya IMEI. Hanya kelebihannya yang dicatat sebagai stok masuk:

SebelumIMEI ditambahkanSesudah
Stok 5, belum ada IMEI5Stok tetap 5 (hanya pelabelan)
Stok 08Stok jadi 8
Stok 3, belum ada IMEI5Stok jadi 5

Stok masuk ini tercatat di Riwayat Stok dengan keterangan “Stok masuk dari pendaftaran IMEI”.

Kalau halaman IMEI menampilkan peringatan ”… IMEI belum tercatat di stok” (biasanya data lama, sebelum aturan ini berlaku), tekan Samakan stok. Stok dinaikkan sampai sama dengan jumlah IMEI yang tersedia. Stok tidak pernah diturunkan lewat tombol ini.

Sejak sekarang IMEI bisa langsung didaftarkan pada saat barangnya masuk, tanpa mampir ke menu produk.

Di Pembelian, saat menekan Terima, tiap baris produk ber-IMEI menampilkan kotak IMEI / Nomor Seri. Jumlah IMEI harus sama persis dengan jumlah barang yang diterima; selama belum sama, tombol Terima tetap terkunci dan tertulis mis. “iPhone 13 — 1 dari 2 IMEI belum diisi”.

Kalau ada nomor yang sudah terdaftar, seluruh penerimaan dibatalkan, stok tidak bertambah, dan nomor bermasalahnya ditampilkan beserta alasannya. Perbaiki lalu tekan Terima lagi. Tanggal beli unit diisi otomatis dari tanggal penerimaan.

Di Stok & Inventaris → Sesuaikan Stok → Tambah Stok, produk ber-IMEI menampilkan kotak IMEI yang sama. Aturannya juga sama: jumlah IMEI harus sama dengan jumlah barang.

Pada Kurangi Stok kotak IMEI tidak muncul — pengurangan manual tidak menyentuh daftar IMEI.

Saat produk ber-IMEI dimasukkan ke keranjang, kasir diminta memilih IMEI unit yang dijual. Nomor bisa dipilih dari daftar, dipindai, atau diketik manual.

IMEI yang terjual ikut tercetak di struk dan bisa dipakai untuk mencari transaksinya di Transaksi.

Anda tidak perlu mencari produknya dulu. Scan (atau ketik lewat F3) nomor IMEI pada unit fisik: Bisakasir mencocokkannya sebagai barcode produk lebih dulu, dan bila tidak ketemu barulah dicari sebagai IMEI. Unit yang cocok langsung masuk keranjang dengan IMEI itu sudah terpilih.

Yang terjadi bergantung kondisi unitnya:

KondisiYang Anda lihat
Tersedia di cabang aktifProduknya masuk keranjang dengan IMEI itu terisi
Tersedia di cabang lain”IMEI terdaftar di cabang ”, keranjang tidak berubah
Sudah terjual”IMEI sudah terjual (nota )“
Sudah discan sebelumnya”IMEI sudah ada di keranjang” — jumlah tidak bertambah
Tidak terdaftar”Barcode … tidak ditemukan”, sama seperti barcode asing

Kalau baris produk itu sudah ada di keranjang dengan jumlah lebih besar daripada IMEI yang terisi, scan berikutnya mengisi slot kosongnya dulu — jumlahnya tidak ikut naik. Untuk produk yang punya opsi tambahan (modifier), pemilih opsi tetap terbuka lebih dulu, lalu IMEI menempel ke baris yang terbentuk.

Di aplikasi kasir, baris produk ber-IMEI pada layar Pilih Item Refund menampilkan chip berisi nomor unit yang dulu terjual, langsung di bawah nama produknya. Tap chip unit yang benar-benar kembali — jumlah retur mengikuti banyaknya chip yang dipilih, kolom angka tidak dipakai lagi untuk baris ini. Lanjut ke halaman Konfirmasi Refund, isi Alasan dan PIN Otorisasi, lalu tekan Konfirmasi Refund.

Di Back Office, alurnya sama tapi labelnya berbeda: baris produk ber-IMEI pada dialog Refund transaksi menampilkan chip dengan teks “Pilih IMEI yang kembali:”. Centang baris yang diretur, klik chip unit yang kembali, isi Alasan dan PIN Pengawas, lalu tekan Proses Refund.

Unit yang dipilih kembali berstatus Tersedia; unit lain tetap Terjual. Kalau tidak ada chip yang dipilih, retur tidak bisa diproses.

Di Stock Opname, produk ber-IMEI tidak lagi diisi angka. Baris produknya menampilkan kotak IMEI / Nomor Seri:

  • Hitungan fisik = banyaknya IMEI yang discan. Kolom Fisik ikut otomatis.
  • Kalau ada IMEI yang tercatat tersedia di cabang itu tapi tidak Anda scan, muncul peringatan kuning berisi jumlahnya.
  • Setelah opname diproses, IMEI yang tidak discan berubah menjadi Dibatalkan dengan catatan “Tidak ditemukan saat opname”.
  • IMEI baru yang belum pernah terdaftar otomatis dibuatkan barisnya.
  • Biarkan kotak IMEI kosong kalau produk itu memang tidak dihitung — daftar IMEI-nya tidak akan disentuh sama sekali.

Produk ber-IMEI yang punya varian dihitung dengan angka biasa di kedua permukaan (Back Office dan aplikasi kasir); unit IMEI-nya tidak disentuh oleh opname. Di Back Office, barisnya menampilkan keterangan “Produk bervarian: hitung IMEI per varian lewat aplikasi kasir.” sebagai pengingat untuk menyelesaikan perhitungan IMEI per varian lewat aplikasi kasir.

Di Transfer Stok, baris produk ber-IMEI menampilkan daftar centang berisi IMEI yang tersedia di cabang asal. Tidak ada ketik manual di sini — hanya unit yang benar-benar tercatat yang boleh dipindah.

  • Jumlah transfer mengikuti banyaknya IMEI yang dicentang.
  • Tombol Buat Transfer terkunci sampai setiap baris ber-IMEI punya minimal satu unit terpilih.
  • Halaman detail transfer menampilkan chip IMEI per baris.
  • IMEI baru berpindah cabang saat transfer diterima, sama seperti jumlah stoknya.

Kalau sebuah unit sudah terjual di cabang asal sebelum transfer diterima, jumlah stok tetap pindah, tetapi unit itu ditandai perlu koreksi dengan alasan “Tidak tersedia saat transfer diterima”.

Produk ber-IMEI yang punya varian tidak bisa dipilih di form transfer Back Office — barisnya ditolak dengan pesan “Produk bervarian ber-IMEI: pindahkan per varian lewat aplikasi kasir.”. Di aplikasi kasir, pemilih IMEI untuk baris varian menampilkan hanya unit dari varian itu saja, sehingga per-variant transfer bisa dilakukan langsung di aplikasi.

Buka Inventori → IMEI / Nomor Seri. Kartu Perlu Koreksi memuat semua unit yang statusnya belum pasti, lengkap dengan alasannya:

Alasan yang tampilArtinya
Diketik manual saat kasirKasir mengetik nomor yang belum terdaftar.
Retur parsial, unit belum dipastikanSebagian unit diretur tanpa memilih IMEI.
Diklaim dua transaksiNomor yang sama muncul di dua penjualan.
Ditemukan saat opname padahal tercatat terjualUnit ada di rak, tapi sistem mencatatnya terjual.
Tidak tersedia saat transfer diterimaUnit sudah tidak available ketika transfer diterima.

Tiap baris punya tiga tindakan:

  • Tetap Terjual — unit memang terjual; tanda perlu koreksi dihapus.
  • Kembalikan — unit sebenarnya masih ada; statusnya kembali Tersedia.
  • Batalkan — unit tidak ada lagi. Catatan wajib diisi (minimal 3 karakter) dan statusnya menjadi Dibatalkan.

Daftar yang sama tersedia per produk lewat tab Perlu Koreksi di bagian Nomor Seri / IMEI pada halaman detail produk.

Masih di halaman Inventori → IMEI / Nomor Seri, kartu Cari IMEI menerima satu nomor (boleh dengan spasi atau strip) dan menampilkan produk, cabang, status, serta seluruh riwayat perjalanan unit itu: didaftarkan, terjual, kembali tersedia, pindah cabang, dibatalkan — lengkap dengan waktu, nama petugas, dan perpindahan cabang Cabang A → Cabang B.

Riwayat yang sama bisa dibuka dari ikon jam pada tiap baris di bagian Nomor Seri / IMEI halaman detail produk.

Buka Inventori → IMEI / Nomor Seri → Import / Export IMEI.

  1. Tekan Unduh Template_IMEI.xlsx.

  2. Isi kolomnya:

    KolomWajibIsi
    kode_barangyaSKU produk. Untuk varian, pakai SKU varian.
    imeiyaNomor IMEI/serial.
    cabangyaNama cabang persis seperti di daftar cabang.
    tanggal_belitidakFormat YYYY-MM-DD, mis. 2026-09-01.
    expiredtidakFormat YYYY-MM-DD.
    keterangantidakTeks bebas.
  3. Unggah filenya. Setiap baris diperiksa dan diberi status: Siap, SKU tidak ditemukan, Cabang tidak ditemukan, Duplikat di file, Tanggal harus format YYYY-MM-DD, atau Kolom wajib kosong.

  4. Tekan Import N IMEI. Hanya baris Siap yang dikirim.

  5. Baca Ringkasan Import: berapa yang masuk dan nomor mana yang ditolak server (mis. sudah terdaftar sebelumnya).

  6. Baris bermasalah bisa diunduh lewat Unduh N baris gagal — filenya sudah memuat kolom alasan_gagal, tinggal diperbaiki lalu diunggah ulang.

Kartu Export IMEI di halaman yang sama mengunduh seluruh IMEI dengan filter Cabang dan Status. Kolomnya sama dengan template import ditambah status dan needs_review, jadi file hasil export bisa diedit lalu diunggah kembali. Baris berstatus Dibatalkan dilewati saat import ulang, jadi unit yang sudah di-void lewat opname tidak ikut aktif kembali.

Untuk satu produk saja, gunakan tombol Export IMEI di bagian Nomor Seri / IMEI pada halaman detail produk — isinya mengikuti cabang dan filter status yang sedang aktif di tabel.