Lewati ke konten

Sinkronisasi & Offline

Bisakasir mendukung penggunaan dasar saat koneksi tidak stabil. Transaksi bisa tetap dibuat, lalu data akan disinkronkan saat perangkat kembali online.

Di Beranda, status koneksi tampil sebagai badge seperti Online dan waktu terakhir diperbarui.

Status online di Beranda

Buka Pengaturan → Status Sinkronisasi untuk melihat kondisi sinkronisasi perangkat. Halaman ini berguna untuk memastikan data lokal sudah terkirim ke server.

Perhatikan kondisi berikut:

  • Tersinkronisasi — semua data lokal sudah terkirim ke server.
  • Sedang sinkronisasi… — data sedang dikirim.
  • Offline — data tertentu disimpan lokal dulu, lalu dikirim saat koneksi pulih.
  • Gagal sinkronisasi — ada data yang gagal terkirim (lihat bagian di bawah).
  • Menunggu dan Gagal — jumlah data dalam antrean yang belum terkirim dan yang gagal.
  • Terakhir diperbarui — waktu terakhir aplikasi berhasil menyegarkan data.

Tombol Sinkronisasi Manual mengirim antrean sekarang juga, dan Perbarui Semua Data “Mengambil semua data terbaru dari server”. Sinkronisasi juga berjalan otomatis setiap kali aplikasi dibuka kembali — tidak perlu menunggu jadwal.

Data yang gagal dikirim ke server tidak dibiarkan diam-diam:

  • Banner merah muncul di atas layar: ”… data gagal disinkronkan — ketuk untuk meninjau”. Ketuk banner untuk langsung membuka Status Sinkronisasi.
  • Aplikasi juga menampilkan notifikasi Sinkronisasi gagal — ”… data gagal disinkronkan dan butuh tindakan. Ketuk untuk meninjau.” Mengetuk notifikasi juga membuka Status Sinkronisasi.

Selama masih ada data gagal, halaman Status Sinkronisasi menampilkan kartu Data gagal disinkronkan — “Tekan lama alasan untuk menyalinnya, atau pakai tombol salin untuk dikirim ke pemilik toko.” Setiap baris berisi:

  • Jenis data — mis. Transaksi, Batalkan transaksi, Refund, Penyesuaian stok, Stok opname, Shift, Pelanggan, Kas, atau Nota terbuka.
  • Penanda singkat bila ada — nama pelanggan, atau nominal dan keterangan untuk data kas.
  • Waktu data dibuat, lalu “Dicoba ulang [n]x” atau “Ditolak tanpa coba ulang”.
  • Alasan penolakan dari server di kotak merah muda (“Alasan tidak tercatat” bila server tidak mengirim alasan).

Tekan ikon salin (Salin rincian) untuk menyalin jenis data, ID, waktu, dan alasan — muncul “Rincian data gagal disalin” — lalu tempel ke chat pemilik atau tim dukungan. Daftar memuat maksimal 50 data terbaru; bila lebih, muncul “Menampilkan 50 terbaru dari [jumlah] data gagal.”

Di halaman Status Sinkronisasi, tekan Coba Lagi untuk mengirim ulang data yang gagal, atau Hapus Gagal untuk membuangnya dari antrean.

Transaksi penjualan tidak pernah diblokir: saat offline semua perangkat tetap bisa menjual, melihat data yang sudah tersimpan, dan mencetak struk. Namun untuk mencegah data ganda, hanya satu perangkat yang boleh melakukan pencatatan tertentu selama offline. Perangkat lainnya akan melihat pesan:

  • “Perangkat lain sedang aktif offline. Hubungkan ke internet untuk membuka shift.” — saat membuka shift.
  • “Perangkat lain sedang aktif offline. Hubungkan ke internet untuk menambah pelanggan.” — saat menambah pelanggan baru.
  • “Perangkat lain sedang melakukan sinkronisasi. Coba lagi nanti.” — saat menyesuaikan stok, stock opname, atau mencatat arus kas.

Hubungkan perangkat ke internet untuk melanjutkan aksi tersebut. Menutup shift tetap bisa dilakukan dari perangkat mana pun.

Agar nomor antrian tidak kembar antar kasir, nomor antrian yang dibuat saat offline diberi tambahan kode perangkat 2 karakter di belakang (mis. 001-3F). Saat online, format nomor antrian kembali normal.

Saat koneksi tidak stabil, kasir tetap bisa melayani transaksi dasar selama data produk sudah tersimpan di perangkat. Setelah online, transaksi akan dikirim ke server.

Aplikasi juga mengecek apakah server benar-benar bisa dihubungi — jadi saat WiFi tersambung tapi internetnya mati, transaksi langsung diproses lewat jalur offline tanpa menunggu lama.

Beberapa fitur tetap membutuhkan koneksi internet karena harus divalidasi server atau pihak ketiga:

  • Login awal dan verifikasi perangkat.
  • Verifikasi WhatsApp/OTP.
  • Payment Gateway seperti QRIS, VA, dan e-wallet otomatis.
  • Menambah piutang manual.
  • Sinkronisasi data antar perangkat/cabang.
  • Upload gambar atau logo.

Pesanan Terbuka (Open Bill) & status meja saat offline

Section titled “Pesanan Terbuka (Open Bill) & status meja saat offline”

Sebagian alur Pesanan Terbuka dan status meja tetap jalan tanpa internet.

Bisa dilakukan saat offline:

  • Melihat daftar dan detail nota yang sebelumnya sudah tersimpan di perangkat.
  • Melihat status meja (Kosong/Terisi), dihitung ulang dari nota yang tersimpan di perangkat.
  • Membuat nota baru (Buat Pesanan / simpan sebagai order).
  • Menambah atau mengubah item pada nota yang sedang berjalan.
  • Mengirim pesanan ke dapur — struk dapur tetap tercetak.
  • Membayar nota, khusus nota yang dibuat saat offline juga (belum pernah tercatat di server).

Tetap butuh koneksi internet:

  • Membayar nota yang sudah lebih dulu tercatat di server — tombol Bayar dinonaktifkan dengan keterangan “Pembayaran nota ini butuh koneksi”. Ini mencegah dua perangkat sama-sama melunasi nota yang sama saat salah satunya offline.
  • Pisah Tagihan (split bill), Gabung Meja, Gabung Order, memanggil giliran masak (Fire Course), Ubah/Pindah Meja, dan Self Order.

Nota yang dibuat atau diedit offline dapat nomor sementara berformat LOC-XX-000 (dua huruf kode perangkat + nomor urut, mis. LOC-EF-003) sampai server menerbitkan nomor aslinya saat tersinkron.

Di daftar Pesanan Terbuka, nota yang belum terkirim ke server ditandai “Belum tersinkron”. Kalau server menolak perubahannya (mis. nota sudah diubah perangkat lain lebih dulu), tandanya berubah jadi “Gagal dikirim ke server”.

Di halaman detail nota yang ditolak, muncul banner merah: “[jumlah] item yang kamu tambahkan saat offline tidak masuk”, lengkap dengan daftar item yang gagal dan alasannya (atau “Nota ini sudah diubah perangkat lain.” bila server tidak mengirim alasan spesifik). Tekan Tambahkan lagi untuk menambahkan ulang item tersebut ke nota versi terbaru.

  1. Pastikan perangkat asal sudah Online.
  2. Buka Pengaturan → Status Sinkronisasi.
  3. Tunggu antrean selesai terkirim.
  4. Di perangkat lain, refresh halaman atau buka ulang aplikasi.
  5. Jika masih belum muncul, cek cabang aktif. Data cabang tertentu tidak selalu muncul ketika cabang lain dipilih.